Tersenyum

Tersenyum

Rabu, 21 Oktober 2015

Sistem Informasi

1.  Sistem informasi
Menurut Dudung (2015), Sistem informasi merupakan kombinasi dari teknologi informasi dan aktifitas orang yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Menurut sutabri (dalam artikel teknologi informasi, 2013), sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. 
Menurut Adriani (2011) sistem informasi merupakan suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Bisa dikatakan sebagai sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi.  
Dalam pengertian tersebut terdapat beberapa kata kunci mengenai sistem informasi yaitu, :
1. Berbasis computer dan sistem manusia/mesin
- Berbasis computer, maksudnya adalah perancang harus memahami pengetahuan computer dan        pemprosesan informasi.
- Sistem manusia/mesin, maksudnya adalah ada interkasi antara manusia sebagai pengelola dan mesin   sebagai alat untuk memproses informasi
2. Sistem berbasis data terintegrasi
    Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama dalam sebuah data base manajemen system.
3. Mendukung operasi  
Informasi yang diolah dan dihasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.
Dalam instansi, sistem informasi memiliki manfaat, yaitu:
1. Menyajikan informasi guna mendukung pengambilan suatu keputusan.
2. Menyajikan informasi guna mendukung operasi harian.
3 Menyajikan informasi yang berkenaan dengan kepengurusan.
Beberapa komponen sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai :
1. Perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.
2. Manusia dan prosedur yang merupakan manusia dan tata cara menggunakan mesin.
3. Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses    pengolahan data.

2. Sistem informasi psikologi
Menurut Adriani (2011) sistem informasi merupakan suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Psikologi yang ditinjau dari segi ilmu bahasa (dalam basuki, 2008), kata psikologi berasal dari kata psyche yang artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengetahuan. Jadi psikologi adalah ilmu jiwa pengetahuan tentang jiwa atau ilmu jiwa. 
Menurut Yuswani (2014),  Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan pengguna dalam pengambilan keputusan terhadap penelitian, perencanaan, dan pengolahan.
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi merupakan suatu sistem yang terintegrasi yang mampu menyediakan informasi mengenai ilmu jiwa atau perilaku manusia yang bermanfaat bagi penggunanya seperti dalam pengambilan keputusan terhadap penelitian, perencanaan dan pengolahan.
Berikut contoh penggunaan sistem informasi psikologi, yaitu :


3. Pengertian arsitektur komputer
Menurut Sora (dalam pengertianku.net, 2014), arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya. Sedangkan menurut Muhamadsyani (2012), arsitektur komputer adalah konsep perencaaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). 
Arsitektur komputer ini mengandung 3 (tiga) sub-kategori, diantaranya meliputi:
1. Set intruksi (ISA).
2. Arsitektur mikro dari ISA, dan juga
3. Sistem desain dari semua atau seluruh komponen dalam perangkat keras (hardware) komputer ini.
Arsitektur Komputer yaitu desain komputer yang meliputi:
1. Set instruksi.
2. Komponen hardware (perangkat keras).
3. Organisasi atau susunan sistemnya.
Terdapat 2 (dua) bagian pokok arsitektur komputer:
1. Instructure Set Architecture
Spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
2. Hardware System Architacture
Subsistem hardware (perangkat keras) dasar yaitu CPU, Memori, serta OS.

4. Struktur kognisi manusia
Menurut Solso (dalam Husni, 2013), kognisi merupakan aktivitas mental yang menggambarkan pemrolehan, penyimpangan, transformasi dan menggunakan pengetahuan. Menurut artikel Psikologicom (2014), kognisi diartikan sebagai pemahaman terhadap pengetahuan atau kemampuan untuk memperoleh pengetahuan. Sedangkan dalam artikel belajarbagus (2015), cognition diartikan sebagai aktifitas mengetahui, memperoleh, mengorganisasikan, dan menggunakan pengetahuan (dalam Proses kognitif menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia dengan informasi yang telah disimpan di ingatan jangka panjang. Kedua informasi tersebut diolah di ingatan kerja yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan informasi. Model pemprosesan informasi manusia, yaitu stimulus-proses-respon.

5. Hubungan arsitektur komputer dengan kognisi manusia
Menurut Sora (dalam pengertianku.net, 2014), arsitektur komputer adalah sebagai ilmu dan sekaligus sebagai seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya. Dalam pengoperasian lebih difokuskan bagaimana cara bekerja CPU serta mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Kognisi manusia merupakan struktur mental yang menggambarkan pemrolehan, penyimpanan, transformasi dan menggunakan pengetahuan. Pemprosesan informasi manusia, yaitu stimulus-proses-respon. Setiap komponen dalam pemrosesan informasi terhubung satu sama lain. 
Arsitektur komputer dengan kognisi manusia memiliki model pemrosesan informasi yang sama. Dalam komputer, model pemrosesan informasinya seperti input-proses-output, sedangkan dalam kognisi manusia adalah stimulus-proses-respon. Pada kognisi informasi masuk melalui stimulus atau otak manusia, dan pada komputer informasi yang masuk biasanya disebut dengan input. Respon diasumsikan sebagai hasil keluaran dari proses kognisi manusia, sedangkan ouput adalah hasil keluaran informasi dari komputer. Arsitektur komputer merupakan hasil kreativitas manusia dimana arsitektur komputer dibuat dengan desain yang sama dengan proses pemprolehan informasi manusia. 

6. Kelebihan dan kekurangan arsitektur komputer dibandingkan kognisi manusia
Kelebihan :
1. Arsitektur computer unggul dalam menyususn dan menguji model-model kognitif
2. Dapat menjalankan model-model PDP (jaringan syaraf) yang didesain untuk bekerja seperti otak      manusia
3. Elemen-elemennya saling terhubung dan parameter-parameternya dapat diatur sehingga secara    akurat menghasilkan operasi yang serupa dengan kemampuan otak manusia
4. Komputer dapat dengan baik melakukan operasi matematika dan logika dengan sangat cepat
Kekurangan
1. Komputer hampir tidak mampu melakukan yang dilakukan manusia seperti membuat kesimpulan, memahami pola-pola yang kompleks dan memiliki emosi. 
2. Dalam mengenali wajah, komputer juga tidak dapat menyimpulkan usia, jenis kelamin, atau emosi seseorang.

Sumber-sumber :
2. Solso, R. L., Machlin, O. H., & Maclin, M. K. (2008). Psikologi Kognitif. Jakarta: Erlangga
4. (artikel-teknologi-informasi.blogspot.co.id)
5. (http://adrianti.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/37910/Konsep-SI+-+1.pdf)
12. Basuki, A. M. H. Psikologi Umum. Jakarta: Gunadarma